![]() |
(Foto remaja, Kadus dan ketua RT pasca pengamanan tiga pelaku) |
Kejadian bermula saat tim Satresnarkoba Polda NTB sejumlah enam orang secara diam-diam mendatangi kediaman Kepala Dusun Bumi Permai, Taufiqurrahman. Dua petugas diantaranya yang datang berboncengan menggunakan sepeda motor empat orang lainnya sedang menunggu di lokasi TKP, salah satunya mengenakan jaket ojek daring, menunjukkan surat tugas untuk melakukan penggeledahan terhadap salah satu rumah warga yang diduga terlibat peredaran narkoba jenis sabu-sabu.
Menindaklanjuti hal tersebut, Kepala Dusun langsung berkoordinasi dengan Ketua RT 06, Rosidi, untuk bersama-sama mendampingi proses penggeledahan sebagai saksi dari pihak lingkungan. Tim kemudian bergerak menuju lokasi target di kawasan Jalan Planet Raya, all hasil menemukan barang bukti jenis sabu-sabu sejumlah 6 bungkus kecil siap jual dan sejumlah ratusan ribu uang di temukan disakunya.
Dalam proses tersebut, Ketua RT mengungkapkan bahwa dirinya tidak mengetahui keberadaan warga berinisial SL yang menjadi target, karena yang bersangkutan tidak pernah melapor sebagai penduduk setempat.
Di tengah berlangsungnya penggeledahan, sekitar delapan remaja yang sebelumnya berada di sekitar lokasi turut mengamati situasi. Mereka kemudian mencurigai gerak-gerik dua orang tak dikenal warga luar BHP yang melintas mengunakan sepeda motor di gang depan rumah yang merupakan lokasi penggeledahan. Kedua orang tersebut tampak hendak berhenti, namun langsung melarikan diri saat didekati dan ditanya oleh para remaja.
Tanpa ragu, para remaja tersebut melakukan pengejaran hingga berhasil menghentikan dan mengamankan keduanya. Kunci sepeda motor langsung diamankan, dan saat diinterogasi, jawaban yang tidak meyakinkan semakin memperkuat kecurigaan.
Sebagian remaja kemudian berinisiatif memanggil petugas Satresnarkoba yang berada tidak jauh dari lokasi. Tak berselang lama, petugas tiba di lokasi pencegatan dan melakukan pemeriksaan. Hasilnya, ditemukan dua bungkus kecil narkotika jenis ganja siap pakai di saku salah satu terduga pelaku dan uang senilai Rp 250.000.
“Ini seperti beli satu dapat tiga,” ujar Kepala Dusun Bumi Permai, menggambarkan keberhasilan aparat yang awalnya menargetkan satu orang, namun berhasil mengamankan tiga terduga pelaku berkat bantuan warga.
Pihak Satresnarkoba Polda NTB menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Dusun, Ketua RT, serta para remaja yang telah menunjukkan kepedulian tinggi terhadap keamanan lingkungan.
“Terima kasih banyak kepada Pak Kadus dan para remaja yang luar biasa. Ini bukti bahwa sinergi masyarakat sangat penting dalam memberantas narkoba,” ujar salah satu petugas di lokasi.
Sementara itu, Kepala Dusun Bumi Permai berharap peristiwa ini menjadi momentum untuk meningkatkan kewaspadaan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga lingkungan dari ancaman narkoba.
“Narkoba adalah musuh bersama. Kepedulian seperti ini harus terus kita jaga demi masa depan generasi kita,” tegasnya.
Peristiwa ini menjadi bukti nyata bahwa peran aktif masyarakat, khususnya generasi muda, mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan dari bahaya laten peredaran narkoba. [ufq]









.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar