Penanganan Darurat Banjir di LA Resort, Pemerintah Desa Akan Gelar Gotong Royong Bersihkan Drainase

(Rapat koordinasi di ruangan Kades Telagawaru)
KABAR BUMI PERMAI – Banjir akibat luapan air dari drainase yang telah melebihi kapasitas kembali melanda kawasan perumahan La Resort dan meluas hingga Perumahan BHP, Desa Telagawaru. Kondisi ini semakin parah dalam beberapa waktu terakhir, dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa dan masuk ke dalam rumah warga.

Banjir tersebut diduga merupakan air kiriman dari wilayah timur yang tidak tertampung oleh sistem drainase yang ada. Permasalahan ini sebenarnya telah terjadi sejak lama, namun kini dampaknya semakin luas dan meresahkan masyarakat.

Penyempitan fungsi drainase menjadi salah satu penyebab utama. Hal ini dipicu oleh pesatnya pembangunan kompleks perumahan baru serta banyaknya tumpukan sampah yang menyumbat aliran air. Sampah tersebut berasal dari permukiman warga di sekitar maupun dari wilayah timur yang menjadi jalur aliran air.

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan ini secara menyeluruh, mengingat dampaknya yang terus meningkat setiap musim hujan.

Sebagai langkah awal penanganan, Pemerintah Desa Telagawaru akan menggelar kegiatan gotong royong pada minggu kedua bulan Maret 2026. Kegiatan ini akan melibatkan masyarakat dari Perumahan BHP, La Resort, serta warga sekitar.

Kepala Desa Telagawaru, H. Hotaman, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari warga melalui Kepala Dusun Bumi Permai, Taufiqurrahman. Menindaklanjuti laporan tersebut, pada Kamis, 2 Maret 2026 sekitar pukul 11.00 WITA, pemerintah desa bersama Kadus Bumi Permai, Ketua BPD Lalu Januadi, serta pekasih (penjaga pintu air) Muhamad telah menggelar rapat koordinasi di kantor desa.

“Hasil rapat memutuskan bahwa langkah awal yang akan dilakukan adalah gotong royong membersihkan sampah di drainase, serta melakukan penggalian pada saluran yang terlihat dangkal,” ujar H. Hotaman.

Selain itu, ditemukan bahwa kolong jembatan di kawasan La Resort mengalami pendangkalan akibat penumpukan sampah dan struktur yang terlalu rendah, sehingga menghambat aliran air.

Kadus Bumi Permai, Taufiqurrahman, menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan lanjutan terhadap saluran air di wilayah timur yang diduga menjadi sumber utama banjir. Pemeriksaan juga akan difokuskan pada kemungkinan adanya penyumbatan serta fungsi pintu air yang tidak optimal.

“Dalam waktu dekat, kami akan menelusuri jalur aliran air dan titik pembagiannya dengan melibatkan warga yang memahami kondisi drainase, termasuk para ketua RT di wilayah BHP dan La Resort,” jelasnya.

Pemerintah desa menegaskan bahwa penanganan jangka pendek melalui gotong royong merupakan langkah darurat, sementara solusi jangka panjang akan diupayakan melalui perbaikan sistem drainase secara menyeluruh serta penataan lingkungan yang lebih tertib.

Masyarakat diimbau untuk turut menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan, guna mencegah terulangnya banjir yang lebih besar di masa mendatang. [ufq]

(Diskusi Kadus Bumi Permai dengan Ketua RT 09 Flaboyan La Resort, Yudi Irianto dan warga Pedampalan Telagawaru, Abran di kediaman Ketua RT)


Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

https://www.bhp.web.id/p/taufiqurrahman-inspirasi-kepemimpinan.html
http://picasion.com/
http://picasion.com/

Label