Remaja BHP Gagalkan Peredaran Narkoba, Tiga Terduga Pelaku Diamankan

(Foto remaja, Kadus dan ketua RT pasca pengamanan tiga pelaku)

KABAR BUMI PERMAI - Aksi sigap dan kepedulian para remaja di Dusun Bumi Permai (Perumahan BHP), Desa Telagawaru, patut diapresiasi. Mereka berhasil membantu aparat menggagalkan dugaan peredaran narkoba dalam sebuah peristiwa yang terjadi pada dini hari, Selasa 7 April 2026, sekitar pukul 00.12 WITA.

Kejadian bermula saat tim Satresnarkoba Polda NTB sejumlah enam orang secara diam-diam mendatangi kediaman Kepala Dusun Bumi Permai, Taufiqurrahman. Dua petugas diantaranya yang datang berboncengan menggunakan sepeda motor empat orang lainnya sedang menunggu di lokasi TKP, salah satunya mengenakan jaket ojek daring, menunjukkan surat tugas untuk melakukan penggeledahan terhadap salah satu rumah warga yang diduga terlibat peredaran narkoba jenis sabu-sabu.

Menindaklanjuti hal tersebut, Kepala Dusun langsung berkoordinasi dengan Ketua RT 06, Rosidi, untuk bersama-sama mendampingi proses penggeledahan sebagai saksi dari pihak lingkungan. Tim kemudian bergerak menuju lokasi target di kawasan Jalan Planet Raya, all hasil menemukan barang bukti jenis sabu-sabu sejumlah 6 bungkus kecil siap jual dan sejumlah ratusan ribu uang di temukan disakunya.

Dalam proses tersebut, Ketua RT mengungkapkan bahwa dirinya tidak mengetahui keberadaan warga berinisial SL yang menjadi target, karena yang bersangkutan tidak pernah melapor sebagai penduduk setempat.

Di tengah berlangsungnya penggeledahan, sekitar delapan remaja yang sebelumnya berada di sekitar lokasi turut mengamati situasi. Mereka kemudian mencurigai gerak-gerik dua orang tak dikenal warga luar BHP yang melintas mengunakan sepeda motor di gang depan rumah yang merupakan lokasi penggeledahan. Kedua orang tersebut tampak hendak berhenti, namun langsung melarikan diri saat didekati dan ditanya oleh para remaja.

Tanpa ragu, para remaja tersebut melakukan pengejaran hingga berhasil menghentikan dan mengamankan keduanya. Kunci sepeda motor langsung diamankan, dan saat diinterogasi, jawaban yang tidak meyakinkan semakin memperkuat kecurigaan.

Sebagian remaja kemudian berinisiatif memanggil petugas Satresnarkoba yang berada tidak jauh dari lokasi. Tak berselang lama, petugas tiba di lokasi pencegatan dan melakukan pemeriksaan. Hasilnya, ditemukan dua bungkus kecil narkotika jenis ganja siap pakai di saku salah satu terduga pelaku dan uang senilai Rp 250.000.

“Ini seperti beli satu dapat tiga,” ujar Kepala Dusun Bumi Permai, menggambarkan keberhasilan aparat yang awalnya menargetkan satu orang, namun berhasil mengamankan tiga terduga pelaku berkat bantuan warga.

Pihak Satresnarkoba Polda NTB menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Dusun, Ketua RT, serta para remaja yang telah menunjukkan kepedulian tinggi terhadap keamanan lingkungan.

“Terima kasih banyak kepada Pak Kadus dan para remaja yang luar biasa. Ini bukti bahwa sinergi masyarakat sangat penting dalam memberantas narkoba,” ujar salah satu petugas di lokasi.

Sementara itu, Kepala Dusun Bumi Permai berharap peristiwa ini menjadi momentum untuk meningkatkan kewaspadaan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga lingkungan dari ancaman narkoba.

“Narkoba adalah musuh bersama. Kepedulian seperti ini harus terus kita jaga demi masa depan generasi kita,” tegasnya.

Peristiwa ini menjadi bukti nyata bahwa peran aktif masyarakat, khususnya generasi muda, mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan dari bahaya laten peredaran narkoba. [ufq]

Share:

Hangatnya Kebersamaan dalam Keberagaman, RT 15 BHP Gelar Open House Silaturahmi dan Halal Bihalal 2026

(suasana halal bihalal warga RT 15)
KABAR BUMI PERMAI – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa begitu kental di lingkungan RT 15 Perumahan BHP pada Jumat, 3 Maret 2026. Ketua RT 15, , menggelar kegiatan open house silaturahmi dan halal bihalal sebagai momentum mempererat hubungan antarwarga pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri, Nyepi, Jumat Agung, dan Paskah.

Mengusung tema “Bukan sekadar tradisi, tapi tentang memberi ruang untuk tetap menjaga hangatnya persaudaraan,” kegiatan ini menjadi simbol nyata keharmonisan dalam keberagaman. Warga dari berbagai latar belakang suku, ras, dan agama tampak hadir dan berbaur tanpa sekat, menciptakan suasana yang penuh kekeluargaan.

Dalam sambutannya, Prastowo menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi aktif dalam menjaga kekompakan dan keharmonisan lingkungan.

“Melalui momen ini, kita membuka hati untuk saling memaafkan. Tidak ada perbedaan di antara kita, semua berkumpul dengan tujuan yang sama, yaitu mempererat persaudaraan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia juga memaparkan sejumlah capaian nyata hasil kolaborasi bersama warga. Di antaranya pembangunan gapura di beberapa gang sebagai identitas lingkungan, pembuatan tiga sumur resapan sebagai langkah antisipasi banjir, serta pembentukan dana pinjaman untuk mendukung pelaku UMKM di lingkungan RT 15.

“Meski nilainya belum besar, namun ini adalah langkah awal untuk membangun kemandirian ekonomi warga sekaligus menjadi wadah mempererat kebersamaan,” tambahnya.

Kegiatan tersebut semakin bermakna dengan tausyiah yang disampaikan oleh , Ketua Takmir Masjid Baitul Qadri. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya konsep ukhuwah dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia menjelaskan tiga bentuk ukhuwah dalam Islam, yaitu ukhuwah Islamiyah (persaudaraan karena agama), ukhuwah wathaniyah (persaudaraan karena kebangsaan), dan ukhuwah insaniyah (persaudaraan karena kemanusiaan).

Selain itu, ia juga mengangkat makna kata “lita’aarafu” (لِتَعَارَفُوا) yang berarti “untuk saling mengenal”, sebagai fondasi penting dalam membangun silaturahmi dan memperkuat hubungan sosial.

“Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW, tidak sempurna iman seseorang hingga ia mencintai saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri. Ini adalah inti dari ukhuwah Islamiyah dan akhlak mulia yang harus kita jaga bersama,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa keberagaman bukanlah penghalang, melainkan kekuatan untuk saling melengkapi. RT 15, menurutnya, telah menjadi contoh nyata bagaimana toleransi dapat tumbuh dan terjaga dengan baik di tengah masyarakat yang heterogen.

“Pada dasarnya kita semua sama. Agama menjadi tuntunan dalam menjalankan keyakinan masing-masing, namun kebersamaan adalah jembatan yang menyatukan kita. Apa yang telah ditunjukkan RT 15, termasuk dalam kegiatan perayaan 17 Agustus tahun lalu, adalah cerminan toleransi yang harus terus dirawat,” tuturnya.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, gotong royong, dan rasa saling memiliki antarwarga. Di tengah perbedaan, RT 15 BHP justru membuktikan bahwa persatuan dapat tumbuh dari ruang-ruang sederhana yang dipenuhi keikhlasan dan saling pengertian.

Dengan semangat kebersamaan yang terus dijaga, RT 15 menjadi inspirasi bahwa harmoni dalam keberagaman bukan sekadar wacana, melainkan dapat diwujudkan dalam kehidupan nyata sehari-hari. [ufq]

Share:

Penanganan Darurat Banjir di LA Resort, Pemerintah Desa Akan Gelar Gotong Royong Bersihkan Drainase

(Rapat koordinasi di ruangan Kades Telagawaru)
KABAR BUMI PERMAI – Banjir akibat luapan air dari drainase yang telah melebihi kapasitas kembali melanda kawasan perumahan La Resort dan meluas hingga Perumahan BHP, Desa Telagawaru. Kondisi ini semakin parah dalam beberapa waktu terakhir, dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa dan masuk ke dalam rumah warga.

Banjir tersebut diduga merupakan air kiriman dari wilayah timur yang tidak tertampung oleh sistem drainase yang ada. Permasalahan ini sebenarnya telah terjadi sejak lama, namun kini dampaknya semakin luas dan meresahkan masyarakat.

Penyempitan fungsi drainase menjadi salah satu penyebab utama. Hal ini dipicu oleh pesatnya pembangunan kompleks perumahan baru serta banyaknya tumpukan sampah yang menyumbat aliran air. Sampah tersebut berasal dari permukiman warga di sekitar maupun dari wilayah timur yang menjadi jalur aliran air.

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan ini secara menyeluruh, mengingat dampaknya yang terus meningkat setiap musim hujan.

Sebagai langkah awal penanganan, Pemerintah Desa Telagawaru akan menggelar kegiatan gotong royong pada minggu kedua bulan Maret 2026. Kegiatan ini akan melibatkan masyarakat dari Perumahan BHP, La Resort, serta warga sekitar.

Kepala Desa Telagawaru, H. Hotaman, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari warga melalui Kepala Dusun Bumi Permai, Taufiqurrahman. Menindaklanjuti laporan tersebut, pada Kamis, 2 Maret 2026 sekitar pukul 11.00 WITA, pemerintah desa bersama Kadus Bumi Permai, Ketua BPD Lalu Januadi, serta pekasih (penjaga pintu air) Muhamad telah menggelar rapat koordinasi di kantor desa.

“Hasil rapat memutuskan bahwa langkah awal yang akan dilakukan adalah gotong royong membersihkan sampah di drainase, serta melakukan penggalian pada saluran yang terlihat dangkal,” ujar H. Hotaman.

Selain itu, ditemukan bahwa kolong jembatan di kawasan La Resort mengalami pendangkalan akibat penumpukan sampah dan struktur yang terlalu rendah, sehingga menghambat aliran air.

Kadus Bumi Permai, Taufiqurrahman, menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan lanjutan terhadap saluran air di wilayah timur yang diduga menjadi sumber utama banjir. Pemeriksaan juga akan difokuskan pada kemungkinan adanya penyumbatan serta fungsi pintu air yang tidak optimal.

“Dalam waktu dekat, kami akan menelusuri jalur aliran air dan titik pembagiannya dengan melibatkan warga yang memahami kondisi drainase, termasuk para ketua RT di wilayah BHP dan La Resort,” jelasnya.

Pemerintah desa menegaskan bahwa penanganan jangka pendek melalui gotong royong merupakan langkah darurat, sementara solusi jangka panjang akan diupayakan melalui perbaikan sistem drainase secara menyeluruh serta penataan lingkungan yang lebih tertib.

Masyarakat diimbau untuk turut menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan, guna mencegah terulangnya banjir yang lebih besar di masa mendatang. [ufq]

(Diskusi Kadus Bumi Permai dengan Ketua RT 09 Flaboyan La Resort, Yudi Irianto dan warga Pedampalan Telagawaru, Abran di kediaman Ketua RT)


Share:
https://www.bhp.web.id/p/taufiqurrahman-inspirasi-kepemimpinan.html
http://picasion.com/
http://picasion.com/

Label