Seniman Dakwah Miqcum Kupas Makna Al-Fatihah pada Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Baitul Qadri

(Foto MiqCum)
KABAR BUMI PERMAI - Suasana khidmat menyelimuti Masjid Baitul Qadri pada Sabtu malam, 7 Maret 2026 Masehi atau bertepatan dengan 17 Ramadhan 1447 Hijriah. Ratusan jamaah memadati masjid untuk mengikuti peringatan Nuzulul Qur’an yang menghadirkan dai nasionalis sekaligus seniman dakwah, Dr. Lalu Maksum Ahmad, S.Ag., M.Pd.I, yang akrab disapa Miqcum.

Dalam ceramahnya, Miqcum tidak hanya menyampaikan tausiyah secara konvensional. Dengan gaya khasnya yang memadukan dakwah, seni, pantun, dan nyanyian, ia mengajak jamaah memahami Al-Qur’an secara lebih mendalam. Pendekatan dakwah yang kreatif ini membuat suasana ceramah terasa hidup dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan, terutama generasi muda.

Miqcum menegaskan bahwa kegiatan tadarus Al-Qur’an di bulan Ramadhan tidak seharusnya berhenti pada sekadar membaca ayat-ayat suci. Lebih dari itu, umat Islam diajak untuk memahami, menghayati, dan mengamalkan pesan yang terkandung di dalamnya.

Tadarus Al-Qur’an tidak semata-mata tilawah atau membaca saja, tetapi memahami isi Al-Qur’an itu yang jauh lebih penting, agar nilai-nilai yang terkandung di dalamnya benar-benar hadir dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya di hadapan jamaah.

Dalam momentum Nuzulul Qur’an tersebut, Miqcum secara khusus mengupas makna Surah Al-Fatihah, yang dikenal sebagai Ummul Kitab atau induk dari Al-Qur’an. Ia menjelaskan bahwa surah yang sering dibaca dalam setiap rakaat salat itu mengandung pesan besar tentang hubungan manusia dengan Allah dan sesama manusia.

Menurutnya, ayat “Bismillahirrahmanirrahim” mengajarkan bahwa setiap aktivitas manusia harus dimulai dengan kesadaran akan kasih sayang Allah. Sementara ayat “Alhamdulillahi rabbil ‘alamin” mengingatkan manusia untuk selalu bersyukur kepada Tuhan yang memelihara seluruh alam semesta.

Pada ayat “Arrahmanirrahim”, Miqcum menekankan bahwa sifat kasih sayang Allah seharusnya menjadi teladan bagi manusia dalam memperlakukan sesama. Sedangkan “Maliki yaumiddin” mengingatkan bahwa kehidupan dunia akan berakhir dan setiap manusia akan mempertanggungjawabkan amal perbuatannya di hadapan Allah.

Selanjutnya, ayat “Iyyaka na’budu wa iyyaka نستعين” menunjukkan komitmen total seorang hamba untuk beribadah hanya kepada Allah dan memohon pertolongan hanya kepada-Nya. Sementara “Ihdinash shirathal mustaqim” merupakan doa agar manusia senantiasa diberi petunjuk menuju jalan yang lurus.

Adapun penutup surah Al-Fatihah, “Shirathalladzina an’amta ‘alaihim ghairil maghdhubi ‘alaihim waladh dhallin”, menurut Miqcum, merupakan harapan agar manusia mengikuti jalan orang-orang yang diberi nikmat oleh Allah dan menjauhi jalan orang-orang yang tersesat.

Selain mengupas makna Al-Fatihah, Miqcum juga menyampaikan pesan moral kepada warga Perumahan BHP agar terus menjaga kebersamaan dan persatuan yang telah lama dibangun oleh para pendahulu.

“Persatuan yang sudah dirintis oleh para founding fathers harus terus kita rawat. Kebersamaan adalah kekuatan masyarakat. Karena itu, mari kita tetap kompak dan saling menjaga,” pesannya.

Ia juga mengungkapkan bahwa materi ceramah yang disampaikannya pada malam itu sebagian telah ia bagikan melalui kanal media sosialnya, khususnya di platform YouTube. Melalui media digital tersebut, Miqcum berupaya memperluas jangkauan dakwah dengan pendekatan kreatif yang memadukan ceramah, syair, pantun, dan lagu.

Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Baitul Qadri malam itu tidak hanya menjadi ajang memperingati turunnya Al-Qur’an, tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi jamaah untuk kembali mendekatkan diri kepada kitab suci, tidak hanya dengan membacanya, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. [ufq]

Share:

Pesona Remaja Masjid: Tongkrongan Paling Positif di BHP


KABAR BUMI PERMAI - Di tengah era scroll tanpa henti dan notifikasi yang nggak ada jedanya, ternyata masih ada ruang nongkrong yang vibes-nya beda: hangat, seru, dan penuh makna. Itulah yang terasa setiap kali remaja berkumpul di Masjid Baitul Qadri, Perumahan Bumi Harapan Permai (BHP).

Di sini, senyum bukan dibuat-buat. Tawa bukan setting-an. Semua mengalir natural karena mereka merasa punya tempat untuk tumbuh bareng. Ada yang awalnya cuma tahu wajah karena sering papasan di jalan komplek, tapi nggak pernah benar-benar kenal. Bahkan mungkin kalau nggak ada kegiatan remaja masjid, bisa jadi tetap asing meski tinggal satu lingkungan.

“Kalau bukan karena perkumpulan ini, mungkin kita nggak bakal saling kenal. Ketemu di jalan pun bisa saja cuma lewat tanpa sapa,” ujar , yang akrab disapa Bang Jo.

Dan memang benar. Remaja masjid bukan cuma soal kegiatan keagamaan. Ini tentang membangun koneksi, solidaritas, dan rasa memiliki. Tempat di mana kamu bisa jadi diri sendiri, belajar hal baru, dan nemuin teman seperjuangan.

Sosok-Sosok di Balik Layar

Di balik ramainya kegiatan, ada figur yang jadi “penggerak senyap”. Salah satunya . Sebagai remaja yang paling dituakan, ia sering jadi tumpuan. Bisa dibilang, kalau belum ada Kak Nurul, rasanya ada yang kurang. Ia bukan cuma hadir, tapi memastikan semuanya berjalan. Dari koordinasi sampai detail kecil yang kadang luput dari perhatian.

Lalu ada Nanul, si kreator visual yang selalu standby dengan kamera di tangan. Dalam setiap momen, ia hadir bukan hanya sebagai peserta, tapi sebagai penjaga kenangan. Kemampuannya dalam desain video dan pengambilan gambar bikin setiap kegiatan terasa lebih hidup. Dokumentasi yang ia buat bukan sekadar arsip, tapi cerita yang bisa diputar ulang kapan saja.

Lebih dari Sekadar Kumpul

Remaja masjid di BHP adalah bukti bahwa Gen Z bisa produktif tanpa kehilangan fun-nya. Masing-masing punya talenta, ada yang jago public speaking, desain, organisasi, hingga konsep acara. Ketika semua potensi itu dikumpulkan dalam satu ruang, hasilnya bukan main.

Ini bukan cuma aktivitas rutin. Ini adalah investasi masa depan. Soft skill terasah, rasa percaya diri tumbuh, jaringan pertemanan meluas. Tanpa sadar, mereka sedang membangun versi terbaik dari diri mereka sendiri.

Dukungan pun terus mengalir. Kepala Dusun Bumi Permai, , selalu hadir dalam setiap langkah para remaja. “Saya doakan kalian semua selalu sehat dan terus kompak,” ujarnya penuh harap.

Di tengah dunia yang kadang terasa individualistis, remaja masjid Baitul Qadri membuktikan bahwa kebersamaan masih punya tempat istimewa. Bahwa nongkrong bisa tetap positif. Bahwa kenalan bisa berubah jadi keluarga.

Dan mungkin, di sinilah pesona sebenarnya: tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menciptakan cerita yang kelak akan selalu dirindukan. [ufq]





Share:

Technical Meeting Lomba Memperingati Nuzulul Qur'an,an Berlangsung Lancar, Peserta Diminta Patuhi Aturan


KABAR BUMI PERMAI - Technical meeting kegiatan lomba Ramadhan dalam rangka memperingati Nuzulul Qur'an berlangsung tertib dan lancar pada Minggu, 1 Maret 2026. Seluruh peserta dari berbagai cabang lomba hadir dan mengikuti pemaparan panitia dengan penuh perhatian.

Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Panitia, Nurul Fitriyani. Dalam arahannya, ia menjelaskan secara rinci teknis pelaksanaan masing-masing mata lomba agar seluruh peserta memahami aturan yang telah ditetapkan.

Untuk lomba tilawah, peserta diwajibkan membaca Al-Qur’an dengan durasi 5 hingga 7 menit. Kriteria penilaian meliputi tajwid atau makhraj, irama, kualitas suara, serta adab dalam membaca.

Pada cabang lomba adzan dan do'a setelah adzan, aspek yang dinilai mencakup ketepatan tajwid, kejernihan dan kekuatan suara, serta penghayatan atau penjiwaan peserta saat melantunkan adzan.

Sementara itu, lomba kultum mengangkat tema yang berkaitan dengan Nuzulul Qur’an dengan durasi penyampaian antara 5 sampai 10 menit. Peserta diharapkan mampu menyampaikan materi secara runtut, jelas, dan menyentuh.

Untuk lomba hafalan surah pendek, peserta akan membacakan satu surah wajib dan satu surah pilihan yang akan diundi langsung oleh dewan juri saat pelaksanaan lomba.

Adapun lomba fashion show muslim mengharuskan peserta berjalan di atas catwalk mengenakan busana syar’i. Penilaian meliputi keserasian busana, teknik berjalan, serta ekspresi dan kepercayaan diri peserta.

Dari hasil technical meeting tersebut, panitia berharap seluruh peserta dapat mematuhi ketentuan yang telah disepakati agar pelaksanaan lomba berjalan tertib dan sesuai harapan bersama.

“Peserta diharapkan hadir tepat waktu. Lomba akan dilaksanakan dalam dua sesi, yakni bakda salat Ashar dan bakda salat Tarawih,” tegas Nurul Fitriyani.

Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang baik, panitia optimistis seluruh rangkaian lomba Ramadhan tahun ini dapat berlangsung sukses dan penuh semangat kebersamaan. [ufq]

Share:

Pembukaan Lomba Nuzulul Qur’an, Remaja Masjid Tuai Apresiasi


KABAR BUMI PERMAI – Momentum pembukaan lomba dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an berlangsung khidmat dan meriah di Masjid Baitul Qodri, Minggu (1/3/2026). Kegiatan yang digagas oleh Remaja Masjid Baitul Qodri ini mendapat apresiasi penuh dari jajaran takmir masjid dan pengurus yayasan.

Dalam sambutannya, perwakilan takmir masjid menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas inisiatif serta kerja keras para remaja dalam menyelenggarakan rangkaian kegiatan Ramadan tahun ini. Menurutnya, pelaksanaan lomba Nuzulul Qur’an oleh remaja masjid menjadi hal baru yang patut diapresiasi.

“Kami sangat bangga dan mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Dari pawai menyambut bulan suci Ramadan hingga peringatan Nuzulul Qur’an, semuanya menunjukkan semangat luar biasa dari para remaja,” ujarnya.

Takmir juga menegaskan dukungan penuh terhadap seluruh aktivitas positif yang digagas generasi muda masjid. Ia mengingatkan agar para remaja tidak patah semangat menghadapi komentar negatif dari segelintir pihak.

“Jangan pernah surut oleh satu atau dua orang yang tidak mendukung. Kami, mulai dari pengurus takmir hingga yayasan Masjid Baitul Qodri, sepenuhnya mendukung kalian. Tetap semangat, karena setelah Nuzulul Qur’an masih ada momentum takbir Idulfitri dan Iduladha yang harus kita semarakkan bersama,” tegasnya, yang langsung disambut tepuk tangan meriah para remaja yang hadir.

Dukungan tersebut dibalas dengan apresiasi dari para remaja masjid. Ketua panitia, Rahman Maulana Hanurdenata yang akrab disapa Dena, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus masjid, para Ketua RT se-BHP, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini.

Dalam sambutannya, Dena menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an bukan sekadar seremoni, melainkan momentum refleksi untuk semakin mencintai, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Tahun ini, panitia menyelenggarakan lima cabang lomba, yakni kultum, tilawah, adzan, hafalan surah pendek, dan fashion show Islami. Setiap perlombaan, kata Dena, tidak semata-mata bertujuan mencari juara, tetapi menjadi ruang pembelajaran dan pengembangan potensi diri.

“Lomba ini adalah wadah untuk melatih keberanian tampil, membangun rasa percaya diri, mempererat kebersamaan, serta menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an,” jelasnya.

Panitia juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti setiap rangkaian lomba dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan ajang ini sebagai pengalaman berharga dalam perjalanan membangun karakter generasi Qur’ani.

Kegiatan pembukaan berlangsung lancar dan penuh antusiasme, menandai komitmen kuat Remaja Masjid Baitul Qodri dalam menghadirkan program-program positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda di lingkungan BHP dan sekitarnya.[ufq]

Share:

Polsek Labuapi Gelar Safari Ramadhan di Masjid Baitul Qadri BHP, Perkuat Sinergi dan Stabilitas Kamtibmas


KABAR BUMI PERMAI – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan sekaligus mempererat hubungan kemitraan dengan masyarakat selama Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, menggelar kegiatan Safari Ramadhan di , BTN BHP, Dusun Karang Bongkot, Desa Karang Bongkot, Kecamatan Labuapi, Jumat (27/02/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 18.00 Wita ini menjadi bagian dari program Safari Ramadhan yang rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat.

Kapolsek Labuapi, Iptu I Nyoman Rudi Santosa, SH menegaskan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan upaya konkret Polri dalam menjaga kondusivitas wilayah serta membangun komunikasi yang harmonis dengan warga.

“Melalui Safari Ramadhan ini, kami ingin memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, sekaligus mempererat silaturahmi serta kemitraan antara Polri dan masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan personel Polres Lombok Barat, di antaranya Kasat Samapta IPTU Eko Nugroho, SH; Kasat Tahti IPDA Heri Nurdin Atmaja; Kasium Gde Leo Adi Saputra; Kanit Binmas Polsek Labuapi IPDA Nursidi, SH, SE, S.Pd, MH; serta para Bhabinkamtibmas dari Desa Karang Bongkot, Bagik Polak, Merembu, dan Kuranji Dalang.

Hadir pula Takmir Masjid Baitul Qadri, L. Agus Salim, S.Ag, Kepala Dusun Bumi Permai Taufiqurrahman, S.Pd, tokoh agama, dan jamaah Masjid Baitul Qadri.

Rangkaian kegiatan diawali dengan buka puasa bersama, dilanjutkan dengan pelaksanaan shalat Magrib berjamaah. Dalam kesempatan tersebut, jajaran Polres Lombok Barat juga menyerahkan bingkisan dan parsel kepada pengurus masjid sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap kegiatan keagamaan di bulan suci.

Kepala Dusun Bumi Permai, Taufiqurrahman, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat. Menurutnya, pendekatan humanis, dialogis, dan kolaboratif yang dilakukan Polri sangat dibutuhkan untuk memperkuat hubungan sosial serta meningkatkan kepercayaan publik.

“Keberadaan kepolisian di tengah masyarakat melalui kegiatan seperti ini sangat penting dalam membangun komunikasi yang baik dan memperkuat rasa aman,” ujarnya.

Kegiatan Safari Ramadhan berakhir sekitar pukul 19.20 Wita dan berlangsung dalam suasana aman, tertib, serta penuh keakraban.

Dengan kegiatan ini, Polri kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, khususnya di momentum Ramadhan yang penuh berkah. [ufq]

(foto doc. masjid)


Share:

Anggota DPRD Lobar Dr. Syamsuriansyah Tinjau Langsung Warga Lumpuh di Telagawaru, Minta Dinsos Segera Bertindak

KABAR BUMI PERMAI - Anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat dari Desa Telagawaru yang akrab disapa Doktor Syam, bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait kondisi memprihatinkan seorang warga Dusun Gubuk Aida, Desa Telagawaru, Kecamatan Labuapi.

Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dusun Gubuk Aida, Ahmad Ibnu Idham Halil, yang menginformasikan bahwa salah satu warganya, Mahnun (53), telah menderita sakit hingga lumpuh selama lebih dari satu tahun. Kondisinya sangat memprihatinkan, tubuhnya kurus kering, hanya bisa terbaring, dan seluruh kebutuhan sehari-hari seperti makan, minum hingga ke kamar mandi sepenuhnya bergantung pada bantuan keluarga.

Ironisnya, yang selama ini merawat Mahnun adalah putrinya, Elza Safitri, yang masih duduk di bangku SMP, dibantu kakaknya Ahmad Zainul yang sudah berkeluarga. Sementara sang istri, Fauziah, juga dalam kondisi sakit, membuat beban keluarga semakin berat.

Tak butuh waktu lama setelah menerima laporan, Selasa (24/2/2026), Doktor Syam langsung turun mengunjungi rumah Mahnun. Ia mengaku terpukul sekaligus prihatin karena baru mengetahui kondisi tersebut setelah berjalan hampir satu tahun.

“Saya merasa bersalah karena baru mendapat informasi bahwa beliau sudah setahun sakit. Anaknya yang masih SMP harus berhenti fokus belajar demi merawat orang tuanya bersama kakaknya,” ungkapnya.

Dalam kunjungan tersebut, ia memberikan dukungan moril kepada keluarga agar tetap kuat menghadapi cobaan. Ia juga langsung berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Lombok Barat agar memberikan perhatian dan penanganan khusus terhadap kondisi Mahnun dan istrinya.

Tidak hanya itu, Doktor Syam juga menyiapkan bantuan pendidikan berupa beasiswa perguruan tinggi untuk Elza Safitri. Mendengar hal tersebut, air mata sang putri tak terbendung.

“Di sini saya kembali diingatkan untuk terus bersyukur. Kita masih diberi kesehatan dan rezeki. Saya berdoa semoga Allah selalu memberi saya kesehatan agar bisa terus bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya haru.

Ia berharap kejadian serupa tidak lagi ditemukan di desa-desa lain tanpa perhatian dan penanganan cepat dari pemerintah. “Pemerintah harus hadir. Tidak boleh ada warga yang terabaikan dalam kondisi seperti ini,” tegasnya.

Atas respons cepat tersebut, Kepala Dusun Gubuk Aida menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan bantuan yang diberikan kepada warga kami. Semoga miq dewan bersama keluarga selalu diberi kesehatan, dimudahkan rezekinya, dan tetap istiqomah dalam menjalankan tugas mulia ini,” ujarnya.

Kisah ini menjadi pengingat bahwa kepedulian dan kehadiran nyata wakil rakyat sangat dibutuhkan, terutama bagi mereka yang tak lagi mampu bersuara. [ufq]

Share:

Rapat Pemantapan Lomba Ramadhan 1447 H, Panitia Remaja Masjid Baitul Qadri Tetapkan Jadwal dan Teknis Pelaksanaan


KABAR BUMI PERMAI - Perumahan Bumi Harapan Permai (BHP) Panitia kegiatan Ramadhan 1447 H Remaja Masjid Baitul Qadri menggelar rapat pemantapan pada Minggu, 22 Februari 2026. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Panitia, Rahman Maulana Hanurdenata yang akrab disapa Dena, didampingi Sekretaris Nurul Fitriani serta Koordinator Divisi Acara Mazaya Putri Ramadhadi.

Dalam rapat tersebut, panitia menghasilkan sejumlah keputusan penting terkait teknis dan pelaksanaan lomba yang akan digelar selama bulan suci Ramadhan.

Pembagian Tugas dan Tanggung Jawab

Panitia menyepakati pembagian tugas pokok dan fungsi (tupoksi) kepada masing-masing divisi agar pelaksanaan kegiatan berjalan terarah, tertib, dan maksimal. Setiap divisi diberikan tanggung jawab sesuai bidangnya, mulai dari teknis acara, perlengkapan, konsumsi, hingga publikasi dan pendanaan.

Tahun ini, panitia menetapkan lima mata lomba yang akan dilombakan, meliputi :

  1. Kultum (kategori anak-anak dan remaja)
  2. Adzan (kategori anak-anak dan remaja)
  3. Hafalan surat pendek (kategori anak-anak)
  4. Tilawah Al-Qur’an (kategori anak-anak dan remaja)
  5. Fashion Show Islami (kategori menyesuaikan)

Beragamnya cabang lomba ini diharapkan mampu mengakomodasi minat dan bakat peserta dari berbagai jenjang usia.

Jadwal Pelaksanaan

Acara pembukaan dijadwalkan berlangsung pada 1 Maret 2026. Sementara itu, seluruh rangkaian lomba akan dilaksanakan selama enam hari, terhitung sejak 1 hingga 6 Maret 2026.

Setiap harinya, kegiatan lomba akan dimulai ba’da Ashar dan dipusatkan di dalam Masjid Baitul Qadri sebagai lokasi utama pelaksanaan.

Tujuan Kegiatan

Kegiatan ini diselenggarakan dengan beberapa tujuan utama, antara lain:

Memeriahkan bulan suci Ramadhan dengan kegiatan positif dan bernilai ibadah.

Membangun serta memotivasi anak-anak dan remaja untuk lebih mencintai dan mendalami Al-Qur’an.

Menumbuhkan dan membina potensi generasi muda demi kemakmuran Masjid Baitul Qadri ke depan.

Panitia berharap kegiatan ini menjadi momentum pembinaan karakter Islami bagi generasi muda di lingkungan BHP.

Sumber Pendanaan

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, panitia akan menghimpun dana dari beberapa sumber, yakni:

  • Sumbangan warga RT se-BHP melalui penggalangan dana dari rumah ke rumah (door to door)
  • Donatur tetap maupun tidak tetap.
  • Sponsorship dari pihak yang berkenan mendukung kegiatan.
  • dan pengurus Takmir Masjid

Persiapan Hadiah

Sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta, panitia menargetkan penyediaan sebanyak 24 paket hadiah yang mencakup seluruh cabang dan kategori lomba.

Dengan hasil keputusan rapat ini, panitia optimis pelaksanaan Lomba Ramadhan 1447 H akan berjalan lancar, semarak, dan memberi dampak positif bagi anak-anak serta remaja di lingkungan Bumi Harapan Permai. [ufq]

Share:

Doktor Syam Gelar Bukber Bersama 15 Ketua RT se-BHP dan BPD Telagawaru, Sepakati Iuran Perawatan Taman


KABAR BUMI PERMAI - Perumahan Bumi Harapan Permai (BHP) kembali menjadi pusat silaturahmi dan konsolidasi warga di bulan suci Ramadhan, Minggu, 22 Februari 2026. Dr. Syamsuriansyah yang akrab di sapa Doktor Syam, anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat, menggelar kegiatan buka puasa bersama (bukber) dengan seluruh Ketua RT se-BHP, unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Telagawaru, Kepala Dusun BHP, Karang Bongkot, serta Telagawaru.

Kegiatan yang telah menjadi rutinitas tahunan setiap bulan suci Ramadhan ini dirangkaikan dengan pembagian bingkisan kepada para Ketua RT dan unsur desa. Selain sebagai ajang silaturahmi, momentum berbuka puasa bersama juga dimanfaatkan sebagai forum anjang diskusi bersama 15 Ketua RT se-BHP guna membahas pembangunan dan kemajuan wilayah masing-masing.

Salah satu pokok pembahasan utama adalah upaya menjaga keamanan lingkungan serta merawat Taman BHP yang telah dibangun melalui dana aspirasi DPRD oleh Dr. Syamsuriansyah pada tahun 2025 lalu. Dalam diskusi tersebut, seluruh Ketua RT sepakat untuk mengajak partisipasi warga melalui iuran sebesar Rp1.000 (seribu rupiah) per warga yang akan dialokasikan sebagai upah petugas taman.

“Insya Allah dalam waktu dekat, antara Maret atau April 2026, akan ada pembangunan taman baru yang menyerupai taman yang sudah ada. Taman tersebut akan dibangun di sebelah timur sehingga nantinya menjadi taman kembar,” ungkap Dr. Syamsuriansyah yang disambut meriah oleh para Ketua RT dan Kepala Dusun yang hadir.

Apresiasi dan rasa terima kasih juga disampaikan oleh Kepala Dusun Bumi Permai, Taufiqurrahman. Ia menyampaikan penghargaan atas perhatian dan komitmen anggota DPRD tersebut terhadap pengembangan lingkungan BHP.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Dewan atas perhatian dan kontribusinya terhadap lingkungan kami,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua RT 11 Ahmad Subroto menegaskan komitmennya terhadap hasil kesepakatan bersama. Ia mengajak seluruh warga untuk menjaga persatuan dan tidak membedakan wilayah barat maupun timur BHP.

“Kita harus bersatu. BHP ini satu, jangan dibedakan barat dan timur. Kita harus ambil bagian untuk merawat apa yang sudah dibangun oleh anggota DPRD kita,” tegasnya.

Kegiatan bukber ini tidak hanya mempererat ukhuwah di bulan Ramadhan, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam membangun dan merawat fasilitas publik demi kemajuan dan kenyamanan lingkungan BHP secara berkelanjutan. [ufq]

Share:

Hari Pertama Bazar Ramadhan Taman BHP Diserbu Pengunjung, Pedagang Raup Berkah di Awal Ramadhan

Anda bisa mendengarkan berita ini dalamVersi Audiosilahkan klik icon play dibawah ini..!


KABAR BUMI PERMAI - Telagawaru, Kamis 19 Februari 2026. Hari pertama pelaksanaan Bazar Ramadhan di Taman Perumahan Bumi Harapan Permai (BHP) berlangsung meriah dan dipadati pengunjung. Sejak sore hari, masyarakat mulai berdatangan untuk berburu aneka takjil, makanan, dan minuman siap saji yang tersaji lengkap di setiap lapak pedagang.

Antusiasme warga terlihat begitu tinggi. Tidak hanya masyarakat BHP dan kawasan Perumnas La Resort serta sekitarnya, pengunjung dari luar wilayah pun turut memadati lokasi bazar. Keramaian sudah terasa jauh sebelum waktu berbuka puasa tiba. Barisan pembeli silih berganti memenuhi stand-stand yang menawarkan kolak, es buah, gorengan, kue tradisional, hingga berbagai menu kuliner kekinian.

Suasana taman BHP berubah menjadi pusat aktivitas ekonomi rakyat. Tawa, canda, dan transaksi jual beli menyatu dalam semangat Ramadhan yang penuh keberkahan. Para pedagang mengaku bersyukur atas respon luar biasa dari masyarakat di hari pertama pelaksanaan bazar.

“Alhamdulillah, ini menjadi rezeki awal Ramadhan yang sangat baik. Semoga terus ramai hingga akhir,” ujar salah satu pedagang dengan wajah sumringah.

Program Bazar Ramadhan ini merupakan agenda rutin tahunan yang digagas oleh Kepala Dusun Bumi Permai, Desa Telagawaru. Kegiatan tersebut konsisten dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi masyarakat sekaligus memudahkan warga dalam memenuhi kebutuhan berbuka puasa.

Dengan tingginya animo masyarakat di hari pertama, panitia optimistis bazar Ramadhan tahun ini akan berlangsung lebih semarak dan memberi dampak positif bagi perekonomian warga setempat.

Ramadhan baru saja dimulai, namun denyut keberkahannya sudah terasa kuat di Taman BHP. [ufq]

Share:

Remaja Masjid Baitul Qadri Cetak Sejarah, Ribuan Warga BHP Tumpah Ruah di Pawai Tarhib 1447 H

(Foto bersama panitia pawai Tarhib)

Anda bisa mendengarkan berita ini dalamVersi Audiosilahkan klik icon play dibawah ini..!

KABAR BUMI PERMAI - Masjid Baitul Qadri kembali menorehkan sejarah. Remaja masjidnya sukses menggelar Pawai Tarhib menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah dengan jumlah peserta yang membludak. Tidak kurang dari seribu orang dari kalangan anak-anak, remaja dan orang tua dari berbagai kalangan masyarakat, lembaga dan organisasi keagamaan turut ambil bagian dalam kegiatan yang digelar pada Senin, 16 Februari 2026.

Antusiasme warga Perumahan Bumi Harapan Permai (BHP) begitu tinggi. Sepanjang rute pawai yang mengelilingi komplek BHP hingga kawasan Perumnas La Resort, masyarakat terlihat memadati sisi jalan. Kepadatan massa bahkan membuat suasana sempat berdesakan, menandakan tingginya partisipasi dan semangat kebersamaan warga dalam menyambut datangnya bulan suci.

Kegiatan ini dinilai sebagai rekor baru dalam sejarah lingkungan setempat. Untuk pertama kalinya, pawai Tarhib digelar dengan jumlah peserta dan penonton sebanyak ini.

Anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat, Syamsuriansyah, mengapresiasi penuh kinerja remaja masjid. “Ini sejarah baru bagi lingkungan kita. Antusiasme masyarakat luar biasa dan belum pernah terjadi sebelumnya. Saya salut atas kerja keras dan kekompakan remaja masjid,” tegasnya.

Apresiasi senada disampaikan Sekretaris Takmir Masjid, Husnuzzonni. Ia mengucapkan terima kasih atas dedikasi para pemuda yang telah bekerja keras hingga acara berjalan sukses dan meriah. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa generasi muda mampu menjadi motor penggerak kegiatan positif di tengah masyarakat.

Dari pihak panitia, Sekretaris Panitia Tarhib, Nurul Fitriyani, turut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh warga yang telah mendukung penuh kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan, persiapan dilakukan secara maksimal, bahkan hingga begadang bersama ketua dan seluruh panitia demi memastikan acara berjalan lancar dan tampil maksimal.

“Rasa lelah kami terbayar lunas dengan melihat ramainya masyarakat yang hadir. Semua perjuangan dan kerja keras terobati dengan hasil yang sangat membanggakan ini,” ujarnya.

Kesuksesan Pawai Tarhib 1447 H ini menjadi momentum penting bagi Remaja Masjid Baitul Qadri untuk terus menghadirkan kegiatan-kegiatan positif, sekaligus mempererat ukhuwah dan semangat kebersamaan warga BHP dalam menyambut bulan suci Ramadhan. [ufq]

Share:

Bukan Sekadar Pawai, Ini Tentang Membangun Masa Depan

(Foto remaja dalam merangkai Ka'bah)
GENERASI muda ibarat gerbong-gerbong kereta yang penuh energi. Mereka memiliki tenaga, gagasan, dan keberanian untuk melaju jauh ke depan. Namun, tanpa rel yang jelas dan lokomotif yang mengarahkan, gerbong-gerbong itu bisa berjalan tanpa tujuan. Di sinilah organisasi remaja masjid hadir sebagai rel sekaligus lokomotif menjadi penggerak dan pemersatu generasi muda agar tetap berada di jalur yang benar.

Kita sering mengeluhkan kenakalan remaja, pergaulan bebas, kecanduan gawai, hingga lunturnya adab. Tetapi pernahkah kita bertanya: sudahkah kita memberi mereka ruang? Sudahkah kita mempercayakan tanggung jawab kepada mereka? Anak-anak muda tidak hanya butuh nasihat, mereka butuh kesempatan. Mereka ingin dipercaya, diberi panggung, dan dilibatkan dalam proses nyata.

Organisasi Remaja Masjid Baitul Qadri bukan sekadar wadah kumpul-kumpul. Ia adalah ruang belajar kehidupan. Di sanalah mereka belajar memimpin, bekerja sama, mengelola konflik, menyusun rencana, hingga menanggung risiko dari keputusan yang mereka ambil. Ketika kita memberi mereka pekerjaan dan membiarkan mereka mengelolanya, sesungguhnya kita sedang menanamkan karakter. Mereka belajar bahwa setiap ide butuh proses, setiap rencana butuh kerja keras, dan setiap keberhasilan lahir dari kebersamaan.

Momentum Ramadhan 1447 H menjadi contoh nyata. Para remaja diberi ruang untuk menyukseskan pawai Tarhib menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan yang dilaksanakan pada, Senin, 16 Februari 2026. Mereka menggambar desain miniatur Ka’bah, memotong kayu satu per satu, merangkai rangka, hingga menghias pernak-perniknya. Dari luar mungkin terlihat sederhana. Namun di balik itu ada proses pendidikan yang luar biasa. Ada kesabaran saat desain tidak sesuai harapan. Ada diskusi saat terjadi perbedaan pendapat. Ada kebanggaan ketika karya itu akhirnya berdiri kokoh.

Yang mereka bangun bukan hanya miniatur Ka’bah. Mereka sedang membangun diri mereka sendiri. Mereka sedang membentuk akhlak, menanamkan tanggung jawab, dan merasakan arti kebersamaan. Masjid mungkin menjadi lebih indah secara fisik, tetapi yang jauh lebih bermakna adalah tumbuhnya jiwa-jiwa muda yang lebih matang dan berakhlak.

Peran orang tua di sini sangat penting. Hadirlah mendampingi, bukan mendominasi. Arahkan, tetapi jangan mengambil alih. Terkadang, kita cukup menjadi penonton yang bangga. Biarkan mereka tampil sebagai regenerasi pejuang masa depan. Percayalah, ketika mereka diberi ruang untuk salah dan bangkit kembali, di situlah mereka belajar menjadi kuat.

Kekhawatiran terbesar kita adalah ketika mereka tidak disibukkan oleh hal-hal positif. Ruang kosong dalam diri remaja akan selalu terisi—jika bukan oleh kebaikan, maka kemungkinan besar oleh hal-hal negatif. Maka mari kita isi ruang itu dengan kegiatan yang membangun, dengan kepercayaan, dengan cinta, dan dengan tanggung jawab.

Remaja masjid adalah kereta penggerak itu. Jika relnya kokoh, jika lokomotifnya kuat, maka gerbong-gerbong muda ini akan melaju menuju masa depan yang cerah. Semoga gerakan kecil dari halaman masjid ini menjadi awal dari kebangkitan generasi yang bersatu, berakhlak, dan siap menjadi pemimpin umat di masa yang akan datang.

Kini saatnya kita bertanya pada diri sendiri: apakah kita hanya akan mengeluh tentang generasi muda, atau kita mau menjadi bagian dari gerakan yang mempersatukan dan membesarkan mereka?

Tulisan ini merupakan Opini dari Taufiqurrahman, dengan judul "Bukan Sekadar Pawai, Ini Tentang Membangun Masa Depan"

Share:

Program MBG Disambut Antusias Warga BHP, Ibu Hamil dan Balita Merasa Terbantu.

(Karwan Ketua RT 02 BHP)

KABAR BUMI PERMAI - Perumahan Bumi Harapan Permai (BHP) menyambut pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan penuh rasa syukur dan antusias. Program ini dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, khususnya ibu hamil serta ibu-ibu yang memiliki bayi dan balita, karena membantu pemenuhan kebutuhan gizi guna menunjang kesehatan dan pertumbuhan anak.

Yayasan Kopindo selaku penyalur MBG dinilai telah menjalankan program dengan cukup baik melalui sajian makanan bergizi yang disediakan. Meski demikian, masih ditemukan sedikit ketidaksesuaian data sasaran penerima.

Pada penyaluran yang berlangsung Selasa pagi, 10 Februari 2026, tercatat sebanyak 73 sasaran menerima MBG. Sementara itu, berdasarkan data terakhir kader Posyandu, jumlah sasaran seharusnya mencapai 76 bayi dan balita serta 1 ibu hamil.

“Jika merujuk pada data terakhir Posyandu, masih terdapat kekurangan jatah untuk sekitar tiga orang,” ungkap Maryam, salah satu kader yang turut terlibat langsung dalam proses pembagian MBG.

Hal senada disampaikan oleh Fatimatuzahra, anggota Tim Pendamping Keluarga (TPK). Ia menyebutkan bahwa berdasarkan data yang dimiliki, masih ada beberapa sasaran yang belum terakomodasi dalam pembagian kali ini.

Meski demikian, proses pembagian MBG berlangsung lancar, aman, dan terkendali. Ketua RT 02 Perumahan BHP, Karwan, yang halaman rumahnya dijadikan lokasi pembagian, turut mengawal langsung jalannya kegiatan.

“Alhamdulillah, pembagian MBG berjalan dengan baik. Warga kami sangat senang dan merasa terbantu dengan adanya program ini,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari Kepala Dusun setempat, Taufiqurrahman. Ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah atas perhatian dan dukungan nyata dalam membantu pemenuhan gizi masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas program MBG ini. Program ini sangat bermanfaat dan dirasakan langsung oleh warga,” pungkasnya.[ufq/01]

Share:

Kompak, Remaja Masjid Baitul Qadri Gotong Royong Bangun Miniatur Ka’bah untuk Takbir Keliling Ramadhan 1447 H

(suasana kekompakan remaja masjid)
KABAR BUMI PERMAI - Remaja Masjid Baitul Qadri menunjukkan kekompakan dan semangat kebersamaan melalui kegiatan gotong royong pembuatan miniatur Ka’bah sebagai bagian dari persiapan takbir keliling menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 8 Februari 2026, di Taman Perumahan Bumi Harapan Permai (BHP).

Sejak pukul 09.30 WITA hingga siang hari di bawah terik matahari, para remaja tetap bersemangat merangkai kayu satu per satu hingga membentuk miniatur Ka’bah yang kokoh dan indah. Proses pengerjaan ini ditargetkan rampung hingga sore hari sebagai simbol kesiapan remaja masjid dalam menyemarakkan syiar Ramadhan tahun ini.

Ketua Panitia Takbir Keliling, Dena, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab remaja masjid dalam menyambut bulan suci.

“Kami akan serentak bergerak untuk bersama-sama memeriahkan penyambutan bulan agung, bulan suci Ramadhan. Remaja harus menjadi garda terdepan dalam takbir keliling tahun ini,” tegasnya.

Ia menambahkan, keterlibatan aktif remaja dalam kegiatan keagamaan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari proses pembinaan karakter, kepemimpinan, dan dakwah di tengah masyarakat.

Sementara itu, Lusi selaku Koordinator Konsumsi menyampaikan bahwa dukungan logistik menjadi bagian penting dalam menjaga semangat tim.

“Kami akan terus mendukung teman-teman yang bekerja dengan menyediakan makanan dan minuman agar mereka tetap semangat dan fokus menyelesaikan pekerjaan,” ujarnya.

Lebih dari sekadar persiapan teknis, kegiatan ini mencerminkan pentingnya peran remaja dalam menyampaikan syiar agama. Sejarah Islam mencatat bahwa para sahabat Rasulullah SAW banyak berasal dari kalangan muda yang memiliki semangat juang, keikhlasan, dan keberanian dalam menyebarkan nilai-nilai Islam. Semangat itulah yang kini dihidupkan kembali oleh Remaja Masjid Baitul Qadri—menjadikan masjid sebagai pusat aktivitas positif dan remaja sebagai motor penggerak dakwah.

Melalui kebersamaan, gotong royong, dan kreativitas, Remaja Masjid Baitul Qadri berharap takbir keliling Ramadhan 1447 H tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga sarana edukasi, syiar Islam, serta penguat ukhuwah Islamiyah di lingkungan BHP dan sekitarnya. [ufq/01]

(design meniatur Ka'bah yang akan dibuat)


Share:

Pengurus Remaja Masjid Baitul Qadri Resmi Ditetapkan, Fokus Persiapan Ramadhan 1447 H Makin Terarah

(Suasana diskusi remaja masjid Baitul Qadri)
KABAR BUMI PERMAI - Pertemuan tahap kedua remaja Masjid Baitul Qadri digelar pada Rabu, 4 Februari 2026, bertempat di Masjid Baitul Qadri, Perumahan Bumi Harapan Permai. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat status kepengurusan sekaligus menetapkan struktur organisasi remaja masjid yang resmi bernama Remaja Masjid Baitul Qadri.

Dalam rapat tersebut, Dena kembali terpilih sebagai Ketua Remaja Masjid Baitul Qadri. Posisi Sekretaris diamanahkan kepada Nurul Fitriyani, sementara Bendahara dijabat oleh Rizkika Ramdani. Selain itu, rapat juga menetapkan pembagian divisi-divisi untuk mendukung kinerja organisasi, yakni Divisi Acara oleh Firza, Divisi Humas oleh M. Syahid Bambang, Divisi Perlengkapan oleh Ariiq, Divisi Publikasi dan Dokumentasi (Pubdekdok) oleh Manul, Divisi Konsumsi oleh Lusi, Divisi Keamanan oleh Zidan, Divisi Olahraga oleh Rafi, serta Divisi Kewirausahaan.

Sebagai tindak lanjut, rapat memutuskan agenda lanjutan yang akan dilaksanakan pada Minggu, 8 Februari 2026, pukul 10.00 WITA, bertempat di Taman BHP. Agenda tersebut berupa pembuatan miniatur Ka’bah sebagai kelengkapan kegiatan takbir keliling dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Selain itu, akan dipersiapkan pula perlengkapan pendukung lainnya seperti alat musik, beduk (kaisar), serta penetapan personel yang akan melantunkan takbir dengan seni musik terpilih, yaitu Nanul, Wisdan, dan Mirza.

Tidak hanya fokus pada takbir keliling awal Ramadhan, Remaja Masjid Baitul Qadri juga merencanakan rangkaian kegiatan lanjutan, antara lain persiapan peringatan Nuzulul Qur’an, pelaksanaan berbagai lomba keagamaan di Masjid Baitul Qadri, serta kegiatan takbir keliling dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri.

Pertemuan ini turut dihadiri Sekretaris Takmir Masjid Baitul Qadri, Husnuzzoni, yang memberikan dukungan penuh atas terbentuknya kepengurusan remaja masjid tersebut. Ia berharap ke depan para remaja masjid dapat lebih aktif dan terlibat dalam berbagai kegiatan keagamaan, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan. “Saya berharap remaja masjid dapat mengadakan berbagai lomba keagamaan untuk memeriahkan Ramadhan,” ujarnya.

Harapan tersebut langsung disambut positif oleh Ketua Remaja Masjid Baitul Qadri, Dena. Ia menegaskan kesiapan pengurus untuk menggelar lomba-lomba yang menarik dan bermanfaat, yang akan dibahas lebih lanjut melalui rapat-rapat lanjutan.

Antusiasme para remaja ini mendapat apresiasi dari Kepala Dusun Bumi Permai, Taufiqurrahman. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan Remaja Masjid Baitul Qadri. “Semangat dan keterlibatan para remaja ini patut kita sambut hangat. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung mereka,” tegasnya. [ufq/01]

Share:

Kadus dan Takmir Masjid Baitul Qadri Gerakkan Remaja Muslim BHP, Panitia Takbir Akbar 1447 H Resmi Terbentuk


KABAR BUMI PERMAI - Peran aktif Kepala Dusun (Kadus) bersama Takmir Masjid Baitul Qadri berhasil menggerakkan remaja Muslim se-Perumahan Bumi Harapan Permai (BHP). Dengan dukungan penuh para Ketua RT, masing-masing RT mengutus minimal empat remaja putra-putri dari total 15 RT untuk hadir dalam pertemuan silaturahmi dan diskusi bersama di Masjid Baitul Qadri, Minggu, 1 Februari 2026.

Raut syukur dan rasa bangga tampak jelas di wajah para remaja yang hadir. Momentum berkumpul ini menjadi pengalaman baru yang disambut antusias.

“Ini hal yang baru bagi kami. Kami sangat senang bisa berkumpul dan berdiskusi seperti ini,” ujar Rafi Sadiq, remaja asal RT 01.

Hal senada disampaikan Hendra, salah satu peserta pertemuan. Menurutnya, kebersamaan ini menjadi langkah awal yang tepat untuk segera membentuk kepanitiaan Takbir Akbar dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 H.

Hasilnya, dalam pertemuan tersebut langsung terbentuk Panitia Takbir Akbar. Pemilihan ketua panitia berlangsung secara aklamasi. Seluruh remaja yang hadir secara kompak menunjuk remaja asal RT 05 yang akrab disapa Dena, dengan nama lengkap Rahman Maulana Hanurdena, sebagai Ketua Panitia.

Posisi Sekretaris dipercayakan kepada Nurul Fitriyani, sementara Rizkika Ramadani, remaja asal RT 11, ditunjuk sebagai Bendahara.

Tepuk tangan meriah pun mengiringi penetapan kepanitiaan sebagai wujud kegembiraan dan semangat kebersamaan para remaja BHP.

Setelah kepanitiaan terbentuk, acara yang dipimpin oleh Kadus Bumi Permai Taufiqurrahman, Kadus BHP Karang Bongkot M. Sugeng, serta Takmir Masjid Baitul Qadri H.Lalu agusalim, secara resmi diserahkan kepada panitia terpilih. Diskusi lanjutan dipandu langsung oleh Dena selaku ketua panitia, dengan suasana yang cair, hangat, dan penuh ide kreatif.

Panitia sepakat akan menggelar pertemuan lanjutan yang dihadiri seluruh pengurus untuk membahas pembagian divisi serta agenda teknis persiapan Takbir Keliling komplek perumahan BHP pada hari Rabu, 4 Februari 2026. Salah satu gagasan menarik yang muncul adalah pembuatan miniatur Ka’bah yang akan dikreasikan bersama oleh para remaja.

“Kami ingin memberi sentuhan seni agar kegiatan ini punya nilai lebih. Selain itu, lewat proses persiapan seperti ini kami bisa sering bertemu, saling mengenal, dan membangun kebersamaan dalam kegiatan positif,” ujar Dena. Ia juga menambahkan, ke depan tidak menutup kemungkinan forum remaja ini berkembang membahas hal-hal yang lebih luas, seperti pembentukan UMKM remaja di lingkungan BHP.

Takmir Masjid Baitul Qadri mengaku sangat bahagia melihat antusiasme para remaja.

“Kami akan selalu mendukung kegiatan-kegiatan positif remaja. Pembangunan tidak hanya soal fisik, tetapi juga membangun karakter dan memakmurkan remaja masjid,” ungkap Ketua Takmir.

Dukungan juga datang dari Kadus Bumi Permai yang menegaskan pentingnya peran remaja sebagai generasi emas.

“Kalian adalah aset masa depan. Remaja harus dijaga, dirawat, dan diberi ruang-ruang positif agar bisa terus berkreasi dan berkembang,” tegasnya.

Pertemuan ini menjadi tonggak awal kebangkitan peran remaja Muslim BHP dalam kegiatan keagamaan dan sosial, sekaligus membuka jalan bagi lahirnya kolaborasi positif yang berkelanjutan di lingkungan perumahan. [ufq/01]

(Foto Suasana Diskusi Remaja BHP )


Share:

Bazar Ramadan BHP 2026 Ditargetkan Dongkrak Ekonomi Warga

(Membersihkan tumpukan ranting pohon) 

KABAR BUMI PERMAI - Program tahunan Bazar Ramadan di lingkungan Perumahan Bumi Harapan Permai (BHP) tahun 2026 tinggal menghitung hari. Kegiatan ini ditargetkan mampu meningkatkan perekonomian kerakyatan warga setempat melalui penguatan promosi dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Kepala Dusun Bumi Permai, Taufiqurrahman, menegaskan bahwa bazar Ramadan menjadi salah satu program strategis untuk menggerakkan ekonomi warga BHP.

“Bazar Ramadan kami harapkan dapat meningkatkan perekonomian kerakyatan warga BHP. Tahun ini promosi akan kita tingkatkan melalui berbagai platform, termasuk media online,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Karwan, Ketua Panitia Bazar Ramadan BHP 2026. Ia berharap dukungan penuh dari seluruh ketua RT se-BHP dapat berdampak langsung pada peningkatan jumlah pengunjung.

“Dengan keterlibatan seluruh ketua RT, kami optimistis kunjungan masyarakat ke bazar Ramadan akan meningkat. Program ini juga mendapat dukungan dari Dr. Syamsuriansyah, anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat dari Fraksi Perindo,” jelasnya.

Karwan menambahkan, dukungan tersebut sejalan dengan semangat pemberdayaan ekonomi warga.

“Insya Allah tahun ini akan dilanjutkan pembangunan taman serta lapak jualan warga BHP dengan konsep kekinian. Saya yakin Kadus Bumi Permai mampu mempromosikan lapak ini secara berkelanjutan ke depan,” tambahnya.

Dalam rangka persiapan bazar, Kadus Bumi Permai bersama seluruh ketua RT, BPD, dan masyarakat BHP telah melaksanakan kegiatan gotong royong di depan kompleks Perumahan BHP yang menjadi lokasi bazar. Kegiatan gotong royong tersebut dilaksanakan pada Minggu, 1 Februari 2026, dan diumumkan melalui pengeras suara masjid.

Ketua BPD Desa Telagawaru, Lalu Janudi, menyampaikan bahwa pengumuman gotong royong langsung disambut antusias oleh warga.

“Alhamdulillah, masyarakat tumpah ruah datang ke lokasi gotong royong. Bahkan anggota DPRD juga turut hadir langsung,” ungkapnya.

Kegiatan gotong royong ini turut menarik perhatian anggota DPRD Lombok Barat. Ia berharap kegiatan serupa dapat dijadikan agenda rutin.

“Saya berharap Kadus Bumi Permai ke depan bisa memprogramkan gotong royong rutin, sebulan sekali atau dua bulan sekali,” ujarnya.

Sementara itu, Bidang Perlengkapan Bazar, Sumardi, menegaskan bahwa seluruh kebutuhan pedagang tengah dipersiapkan oleh panitia.

“Kebutuhan seperti terop, lampu, dan air sedang kami siapkan agar para pedagang dapat berjualan dengan nyaman,” tegasnya.

Dengan persiapan yang matang dan dukungan penuh berbagai pihak, Bazar Ramadan BHP 2026 diharapkan menjadi ruang produktif bagi warga sekaligus penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan. [ufq/01]

(Penyerahan tong sampah oleh Doktor Syam bantuan dari dinas LH Ke Kadus Bumi Permai)


Share:

Cuaca Ekstrem Sebabkan Pohon Tumbang di Perumahan BHP, Akses Jalan Gunung Pengsong Sempat Terganggu

Anda bisa mendengarkan berita ini dalamVersi Audiosilahkan klik icon play dibawah ini..!


KABAR BUMI PERMAI - Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Lombok Barat, Jum,at, 23 Januari 2026, dan mengakibatkan banjir serta pohon tumbang di berbagai titik. Salah satu kejadian pohon tumbang terjadi di depan Perumahan Bumi Harapan Permai (BHP), Desa Telagawaru, Kecamatan Labuapi.

Pohon berukuran besar tumbang ke badan jalan dan hampir menelan korban. Beberapa lapak jualan milik warga turut tertimpa, menyebabkan kerugian material. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Pasca kejadian, petugas gabungan bergerak cepat melakukan penanganan. Tim yang turun ke lokasi antara lain Tim Rescuer Basarnas yang dikoordinatori oleh Gede Eka Suarjana, SH, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Lombok Barat di bawah koordinasi Abdul Gafur, Dinas Lingkungan Hidup, serta petugas PLN Cakra yang dikoordinatori oleh Zaeril. Hadir pula Camat Labuapi Lalu Pardita Utama, Kepala Dusun Bumi Permai Taufiqurrahman, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas yang turut membantu pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Berkat kerja cepat dan sinergi lintas instansi, pohon tumbang berhasil dievakuasi dan akses Jalan Gunung Pengsong, Desa Telagawaru, dapat kembali digunakan oleh masyarakat dan pengguna jalan.

Salah seorang warga Perumahan BHP, Sumardi, menyampaikan rasa syukurnya atas kesigapan para petugas. Ia mengapresiasi respons cepat pihak terkait yang segera turun ke lokasi sehingga kondisi dapat segera ditangani dan aktivitas masyarakat kembali normal.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi, serta segera melaporkan kepada petugas jika ditemukan kondisi berbahaya di lingkungan sekitar. [ufq]

Share:

Yayasan Masjid Baitul Qadri Perkuat Tata Kelola, H. Lalu Agusalim Kembali Terpilih sebagai Ketua Takmir

( foto dari kiri : ketua takmir, sekertaris yayasan, ketua yayasan, dewan pembina yayasan )

KABAR BUMI PERMAI - Suasana Masjid Baitul Qadri, Perumahan Bumi Harapan Permai (BHP), tampak berbeda setelah resmi memiliki badan hukum yayasan dengan nama Yayasan Masjid Baitul Qadri berdasarkan keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-0014740.AH.01.04 Tahun 2017 di tetapkan di Jakarta, tanggal 29 September 2017 dan akta notaris no. 22 tanggal 20 September 2017.

Momentum ini menjadi salah satu terobosan penting di awal tahun 2026 dalam upaya memperbaiki mekanisme dan tata kelola administrasi masjid secara lebih tertib, demokratis, dan transparan.

Mengawali tahun 2026, Yayasan Masjid Baitul Qadri langsung melakukan penguatan kepengurusan takmir masjid melalui proses pemilihan ketua takmir. Langkah ini dinilai sebagai wujud nyata komitmen yayasan dalam menerapkan prinsip musyawarah mufakat, keterbukaan, serta partisipasi masyarakat dalam pengelolaan masjid.

Proses penguatan takmir masjid dilaksanakan melalui dua kali musyawarah mufakat. Musyawarah pertama digelar pada 5 Januari 2026 berdasarkan Surat Nomor 01/I/TMBQ/2026, dengan menghadirkan tokoh masyarakat, tokoh agama, Kepala Dusun (Kadus), serta seluruh ketua RT se-BHP. Musyawarah kedua dilaksanakan pada 17 Januari 2026 sebagai tindak lanjut untuk memantapkan struktur kepengurusan takmir masjid.

Musyawarah kedua yang dipimpin dan diundang langsung oleh Ketua Yayasan Masjid Baitul Qadri, Prof. Dr. H. Akhmad Asyari, membuahkan hasil berupa pemilihan ketua takmir masjid. Pemilihan tersebut diikuti oleh tokoh-tokoh agama di lingkungan BHP, di antaranya Ust. H. Marsum Akhir, H. Lalu Agusalim, dan H. Lalu Sidik.

Dari total 17 ketua RT, sebanyak 14 RT hadir sebagai perwakilan masyarakat, sementara 3 RT tidak hadir. Hasil pemungutan suara menetapkan H. Lalu Agusalim sebagai ketua takmir masjid terpilih dengan perolehan 9 suara, disusul H. Marsum Akhir dan H. Lalu Sidik masing-masing 2 suara, serta 1 suara dinyatakan batal karena memilih dua nama calon.

Dengan terpilihnya kembali H. Lalu Agusalim sebagai Ketua Takmir Masjid Baitul Qadri, Ketua Yayasan berharap seluruh elemen masyarakat dapat memberikan dukungan penuh.

“Kami berharap semua pihak, termasuk Kadus dan seluruh ketua RT, ikut membantu dan mendukung takmir masjid agar pengelolaan masjid berjalan sesuai harapan kita bersama,” ujar Prof. Dr. H. Akhmad Asyari.

Hal senada disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat, Dr. Syamsuriansyah, MM., M.Kes, yang juga merupakan warga BHP dan turut hadir dalam musyawarah tersebut. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu dan meninggalkan perbedaan.

“Siapapun yang menjadi takmir masjid, mari kita dukung bersama. Urusan masjid adalah tanggung jawab kita bersama. Jika tokoh masyarakat, tokoh agama, dan unsur pemerintah di tingkat dusun bersatu, maka semua persoalan akan terasa ringan. Mulai hari ini tidak ada lagi berkubu-kubu, bersatu kita kuat,” tegasnya.

Dewan Pembina Yayasan Masjid Baitul Qadri, Kompol Fauzan, juga menekankan pentingnya persatuan.

“Satu kata, kita harus bersatu. Mari bersama-sama mengawal dan mendukung takmir masjid,” ujarnya.

Sementara itu, Kadus Bumi Permai, Taufiqurrahman, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengusulkan nama-nama tokoh agama terbaik di lingkungan BHP untuk terlibat aktif dalam pengelolaan masjid.

“Tokoh agama harus menjadi bagian terpenting dalam membangun kebersamaan dan persatuan umat,” ungkapnya.

Dengan semangat kebersamaan dan tata kelola yang lebih baik, Masjid Baitul Qadri diharapkan tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga pusat persatuan, pelayanan umat, dan pemberdayaan masyarakat di lingkungan BHP. [ufq/rds01]

Share:

Ketua RT 05 Langsung Tancap Gas, Warga Tumpah Ruah Ikuti Gotong Royong Perdana

(Ikut hadir juga Dr. Syam di acara gotong royong)

Anda bisa mendengarkan berita ini dalamVersi Audiosilahkan klik icon play dibawah ini..!


KABAR BUMI PERMAI - Hari pertama pasca penyerahan jabatan, Ketua RT 05 yang baru, Salmin, M.Si, langsung melakukan gebrakan nyata. Baru dua hari menerima mandat warga melalui musyawarah mufakat, Salmin menginisiasi kegiatan gotong royong massal sebagai langkah awal pembenahan lingkungan di wilayah RT 05.

Kegiatan gotong royong tersebut dilaksanakan pada Minggu, 18 Januari 2026, dan disambut antusias oleh warga. Sejak pagi, masyarakat tumpah ruah turun langsung membersihkan lingkungan, saluran drainase, serta area umum lainnya. Gotong royong ini menjadi salah satu program prioritas Ketua RT terpilih.

Di sela-sela kegiatan, Salmin menegaskan pentingnya menghidupkan kembali nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

“Budaya gotong royong harus terus kita pelihara. Lingkungan ini membutuhkan perhatian dan kepedulian kita bersama, bukan hanya tanggung jawab pengurus RT,” ujarnya.

Semangat tersebut mendapat dukungan dari Anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat, Dr. Syamsuriansyah, yang juga merupakan warga setempat. Ia menilai gotong royong sebagai fondasi penting dalam membangun karakter sosial masyarakat.

“Budaya gotong royong yang mulai memudar harus kita hidupkan kembali, dimulai dari lingkungan RT. Nilai ini perlu ditanamkan kepada anak-anak dan generasi ke depan agar mereka tetap berpegang pada kekuatan kebersamaan,” tegasnya.

Salah seorang warga, H. Khaeruddin, turut menyampaikan harapannya agar kepedulian terhadap lingkungan terus ditingkatkan.

“Ke depan, kita semua harus lebih peduli. Jika ada pohon di depan rumah yang sudah terlalu besar dan berpotensi merusak drainase, sebaiknya ditebang agar tidak menimbulkan masalah,” ujarnya.

Kegiatan gotong royong ini juga dihadiri oleh Kepala Dusun Bumi Permai, Taufiqurrahman, sebagai bentuk dukungan terhadap program kerja awal Ketua RT 05 yang baru.

Dengan dimulainya gotong royong sejak hari pertama menjabat, warga berharap kepemimpinan Salmin, M.Si dapat membawa perubahan positif serta memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan RT 05. [ufq01]

Dokumentasi kegiatan gotong royong RT 05

Share:

Musyawarah Warga RT 05 Bumi Permai Tetapkan Ketua RT Baru Secara Aklamasi


KABAR BUMI PERMAI - Warga RT 05 Dusun Bumi Permai, Desa Telagawaru, menggelar musyawarah mufakat yang dipimpin langsung oleh Kepala Dusun Bumi Permai, Taufiqurrahman, Jum,at 16 Januari 2026 pukul 19.40 wita di sekertariat Dusun dengan agenda pembahasan administrasi RT, keamanan, dan kebersihan lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Undangan Nomor 002/UND-MM/BP-TLG/I/2026.

Musyawarah tersebut dihadiri oleh seluruh unsur masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga kalangan pemuda. Dalam forum tersebut, warga sepakat untuk memilih ketua RT baru. Namun, proses pemilihan tidak dapat dilakukan secara voting karena tidak ada satu pun warga yang bersedia mencalonkan diri sebagai kandidat.

Menyikapi kondisi tersebut, Kepala Dusun Bumi Permai selaku fasilitator rapat, atas dasar kesepakatan seluruh peserta musyawarah, mengambil keputusan untuk melakukan pemilihan secara aklamasi. Hasilnya, Salmin, S.Pd., M.Si. ditetapkan sebagai Ketua RT 05 Dusun Bumi Permai, Desa Telagawaru.

Penetapan tersebut disambut antusias oleh seluruh peserta musyawarah dengan ucapan selamat. Setelah itu, dilaksanakan serah terima dokumen administrasi RT sebagai tanda resmi dimulainya masa kepemimpinan ketua RT yang baru.

Agenda rapat kemudian dilanjutkan dengan pembahasan rencana gotong royong, peningkatan keamanan, dan kebersihan lingkungan. Berdasarkan usulan dan kesepakatan warga, disetujui kenaikan iuran wajib untuk dana sosial suka duka dan penerangan jalan dari Rp5.000 menjadi Rp15.000 per bulan. Iuran tersebut akan dikumpulkan melalui kegiatan arisan rutin ibu-ibu di lingkungan RT 05.

Dalam kesempatan yang sama, anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat, Dr. Syamsuriansyah, M.M., M.Kes., yang juga merupakan warga setempat, menyatakan kesiapannya mendukung kegiatan gotong royong yang akan dilaksanakan pada Minggu, 18 Januari 2026. Ia berkomitmen menyediakan tenaga tukang khusus untuk memperbaiki drainase yang bermasalah di lingkungan RT 05.

Selain itu, Dr. Syamsuriansyah menegaskan pentingnya ketertiban administrasi dengan mengimbau setiap pendatang atau warga baru yang tinggal di lingkungan RT 05 agar wajib melapor kepada ketua RT setempat.

Sementara itu, warga atas nama Faisal mengusulkan agar sebagian dana kas RT dialokasikan secara khusus untuk penerangan jalan. Usulan tersebut bertujuan agar apabila terjadi kerusakan atau lampu jalan mati, perbaikan dapat segera dilakukan sehingga keamanan dan kenyamanan warga tetap terjaga.

Musyawarah berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud komitmen warga RT 05 dalam membangun lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman. [ufq01]

Share:
https://www.bhp.web.id/p/taufiqurrahman-inspirasi-kepemimpinan.html
http://picasion.com/
http://picasion.com/

Label